Pemkab Jayawijaya Salurkan 18 Ton Beras untuk Masyarakat Distrik Bolakme

Suasana saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya menyalurkan bantuan pangan di Distrik Bolakme, Rabu (9/9/2026). 

WAMENA, SBP NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan pangan berupa 18 ton beras kepada masyarakat di Distrik Bolakme, Rabu (9/9/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Kepala Distrik Bolakme, Eliaser G. Tabuni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya atas kebijakan yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya di tengah berbagai tantangan yang dihadapi warga.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya Bapak Bupati dan Wakil Bupati, yang telah menyiapkan program peningkatan ketahanan pangan melalui penyaluran beras kepada masyarakat. Hari ini bantuan tersebut telah kami distribusikan kepada masyarakat Distrik Bolakme,” ujarnya.

Eliaser menjelaskan bahwa beras bantuan tersebut akan disalurkan melalui 12 kepala kampung yang ada di Distrik Bolakme. Ia menegaskan agar seluruh bantuan dapat dibagikan langsung kepada masyarakat sesuai data kependudukan yang ada dan tidak disalahgunakan.

“Harapan kami, para kepala kampung dapat mendistribusikan beras ini tepat sasaran kepada masyarakat. Beras ini tidak boleh kembali ke Wamena, tetapi harus dibagikan kepada warga yang berhak menerima sesuai ketentuan,” tegasnya.

Selain untuk masyarakat umum, sebagian bantuan yang dialokasikan sebagai sepersepuluh juga akan diberikan kepada para hamba Tuhan yang melayani di wilayah Distrik Bolakme sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam membimbing umat.

Pada kesempatan tersebut, Eliaser juga memberikan apresiasi kepada Bupati Jayawijaya serta Direktur PT Media Jayawijaya atas pembentukan Media Jayawijaya yang dinilai membuka ruang bagi generasi muda lokal untuk berkarya dan menyampaikan informasi pembangunan dari wilayah Bolakme dan kawasan IKB-BOMTA.

Menurutnya, kehadiran Media Jayawijaya dapat menjadi sarana publikasi berbagai kegiatan dan pembangunan yang selama ini kurang terekspos, sekaligus menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

“Semoga kader-kader kami yang telah bergabung di Media Jayawijaya dapat menyampaikan berbagai informasi dari daerah ini sehingga menjadi perhatian pemerintah dalam mengambil kebijakan pembangunan ke depan,” pungkas Eliaser.(*)

Komentar